Klasifikasi dan Morfologi Burung Unta

Klasifikasi dan Morfologi Burung Unta

Burung unta dengan nama latin (Struthio camelus) merupakan spesies burung yang memiliki ukuran tubuh yang sangat besar dan tinggi. Tingginya seperti manusia dengan ukuran hingga 2,5 m (8 kaki). Negara Afrika Utara dan Arab menjadikan hewan ini sebagai tunggangan dalam perlombaan. Tubuh yang besar membuat burung unta sulit bahkan tidak bisa terbang dan tergolong dalam hewan primitive yaitu ratit (Palaeognaths).

Burung Unta

Konon katanya burung unta akan menyembunyikan kepalanya ke dalam tanah jika merasa terancam. Bila beradapan dengan predator, burung unta akan bersembunyi di dalam tanah namun hanya kepalanya saja yang disembunyikan. Burung unta juka dapat menyerang bahkan melukai predatornya dengan tendangan kaki yang sangat keras dan kuat.

Terdapat bagian tubuh burung unta yang dapat dimanfaatkan seperti bulunya sebagai hiasan, kulitnya berguna sebagai bahan dasar tekstil, dan dagingnya dapat dijual secara komersial. Rasa daging burung unta disebut-sebut mirip daging sapi namun dengan kadar kolesterol yang lebih rendah, dan kadar kalsium, protein, dan zat besi yang lebih tinggi.

Klasifikasi Burung Unta

Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Struthioniformes
Famili: Struthionidae
Genus: Struthio
Spesies: S. camelus
Nama binomial: Struthio camelus

Morfologi Burung Unta

Burung unta memiliki ciri-ciri morfologi bertubuh besar yang diselimuti banyak bulu. Memiliki paruh yang lancip dan tidak bergigi.

Cirilainnya seperti leher dan kaki yang panjang. Burung unta dapat lari dengan cepat dari burung jenis lainnya dengan kecepatan rata-rata 70 km/jam.

Berkembang biak dengan bertelur. Telur burung unta merupakan yang terbesar dari telur burung jenis lainnya. Burung unta bersarang secara sosial artinya satu sarang dapat ditempati oleh bebrapa burung unta betina. Pada siang hari telur akan dierami oleh burung unta betina dan malam akan dierami oleh burung unta jantan.

Loading...
error: Content is protected !!