Pengertian Pembangunan

Pengertian Pembangunan

Pembangunan adalah suatu upaya untuk meningkatkan segenap sumber daya yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dengan prinsip daya guna dan hasil guna yang merata dan berkeadilan (Effendi, 2002:8).

Pembangunan sering diartikan dengan pembangunan jalan layang, gedung-gedung bertingkat, pembangunan kota-kota besar, dan sebagainya. Padahal hakikat pembangunan adalah membangun masyarakat atau bangsa secara menyeluruh, demi mencapai kesejahteraan rakyat. Membangun masyarakat secara menyeluruh berarti bukan hanya dalam bentuk fisik, pembangunan fisik hanya menjelaskan bahwa sebagian masyarakat makmur, karean tidak semua masyarakat terutama kalangan menengah ke bawah banyak yang tidak bisa merasakan keindahan pembangunan tersebut. Pembangunan yang dimaksud yaitu pembangunan masyarakat yang berarti bahwa masyarakat dapat hidup makmur dan sejahtera.

Pembangunan adalah rangkaian usaha mewujudkan pertumbuhan dan perubahan secara terencana dan sadar yang ditempuh oleh suatu Negara bangsa menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (Nation-Building), (Siagian 1999:4).

Pertumbuhan pembanguanan dapat dilihat dari terpenuhinya kebutuhan masyarakat, sedangkan perubahan pada masyarakat yaitu terkait dengan pola piker masyarakat agar menjadi masyarakat yang mandiri, makmur dan sejahtera. Oleh karena itu, pada dasarnya bukan bantuan berupa materi yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat dari pemerintah melainkan masyarakat juga membutuhkan adanya pembangunan yang digerakkan melalui pelatihan dan pendidikan baik formal maupun non formal khususnya masyarakat yang berada di kalangan bawah, karena kebanyakan dari mereka memiliki pendidikan rendah. Oleh karena itu untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya, peran pemerintah sangat dibutuhkan.

Selain itu pembangunan dapat berarti usaha perubahan untuk menuju keadaan lebih baik berdasarkan norma-norma tertentu, perencanaan pendayagunaan potensi alam, manusia dan social budaya (Sudriamunawar, 2002:15).

Konsep pembangunan dilihat dari beberapa sudut pandang yang berbeda-beda terdiri dari:

a). Pembangunan adalah perubahan

Perubahan dalam arti mewujudkan suatu kondisi kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang lebih baik dari kondisi sekarang. Kondisi yang lebih baik itu harus dilihat dalam cakupan keseluruhan segi kehidupan bernegara dan bermasyarakat yaitu tidak dilihat dari segi ekonomi melainkan dari segi politik, social dan budaya juga perlu adanya perubahan yang lebih baik.

b). Pembangunan adalah pertumbuhan

Pertumbuhan yang dimaksud adalah kemampuan suatu Negara untuk terus selalu berkembang baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif.

c). Pembangunan adalah rangkaian usaha yang secara sadar dilakukan

Keadaan yang lebih baik, yang didambakan oleh suatu masyarakat, serta pertumbuhan yang diharapkan akan terus berlangsung, tidak akan terjadi dengan sendirinya, apalagi secara kebetulan. Berarti bahwa baik secara konseptual maupun secara operasional, tujuan dari berbagai kegiatan dengan sengaja ditentukan dalan seluruh potensi serta kekuatan nasional. Suatu kondisi ideal yang merupakan salah satu sasaran pembangunan ialah apabila kesadaran itu terdapat dalam diri seluruh warga masyarakat pada semua lapisan dalam tingkatan dan tidak terbatas hanya pada kelompok-kelompok tertentu dalam masyarakat.

d). Pembangunan adalah sesuatu rencana yang tersusun secara rapi

Perencanaan mutlak dilakukan oleh dan dalam setiap organisasi, apa pun tujuannya, apa pun keggiatannya tanpa melihat apakah organisasi besar atau kecil. Para ahli administrasi dan menejemen mengatakan bahwa perencanaan merupakan fungsi manajemen yang pertama dan diikuti oleh fungsi-fungsi manajemen lainnya.

e). Pembangunan adalah cita-cita akhir dari perjuangan Negara atau bangsa

Pada umumnya, komponen-komponen dari cita-cita akhir dari Negara-negara modern di dunia, baik yang sudah maju maupun yang sedang berkembang sukar membayangkan titik jenuh setelah tercapainya cita-cita akhir. Ideologi apapun, struktur politik, system perekonomian, tata nasional budaya yang dianut oleh suatu Negara bangsa, cita-cita yang ingin dicapai yaitu: keadilan social, kemakmuran yang merata, perlakuan sama di mata hukum, kesejahteraan material, mental dan spiritual, kebahagiaan untuk semua, ketentraman, dan kemananan (Afifuddin, 2012:42).

Berdasarkan konsep pembangunan di atas bahwa pembangunan merupakan harapan masyarakat untuk mencapai kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan melalui kegiatan-kegiatan perubahan dan dilakukan secara sadar oleh semua lapisan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia serta dapat meningkatkan sumber daya manusianya, dimana pembangunan dilakukan dengan sebaik-baiknya dan menghasilkan manfaat dalam rangka pencapaian cita-cita bangsa.

error: Content is protected !!