Pengertian Pembangunan Desa

Pengertian Pembangunan Desa

Pembangunan desa harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat termasuk penduduk desa. Pembangunan desa juga dijelaskan dalam UU No 6 tahun 2014 tentang desa pasal 1. “Pemabangunan desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa”.

Sangat jelas bahwa dalam pengadaan pembangunan desa harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa, bukan sekedar formalitas untuk menjalankan pemerintahan desa dan kepentingan pribadi. Banyak terdapat kasus dalam pedesaan, pembangunan desa hanya dilaksanakan ketika pergantian Kepala Desa dan untuk selanjutnya penduduk desa menjadi terabaikan dan pemberdayaan masyarakat tidak dilakukan secara maksimal.

Pembangunan pada dasarnya dari, oleh, dan untuk rakyat. Oleh karena itu masyarakat seharusnya diajak untuk menentukan visi pembangunan masa depan yang akan diwujudkan. Prinsip pokok pembangunan desa menurut Adisasmita yaitu:

1). Kebijakan dan langkah-langkah pembangunan di setiap desa mangacu kepada pencapaian sasaran pembangunan berdasarkan Trilogi Pembangunan, yaitu:

  1. Peraturan pembangunan dan hasil-hasilnya,
  2. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, dan
  3. Stabilitas yang sehat dan dinamis, diterapkan disetiap sector dan antar sector di setiap daerah, termasuk desa dan kota, di setiap wilayah dan antar wilayah secara saling terkait, serta dikembangkan secara selaras dan terpadu.

2). Pembangunan desa dilaksanakan dengan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan mansyaratkan setipa daerah lebih mengandalkan sumber-sumber alam yang terbaharui sebagai sumber pertumbuhan. Disamping itu setiap desa perlu memanfaatkan SDM secara luas, memanfaatkan modal fisik, prasarana mesin-mesin, dan peralatan seefisien mungkin.

3). Meningkatkan efisiensi masyarakat melalui kebijakan deregulasi, debirokratisasi dan desentralisasi dengan sebik-baiknya.

Dengan adanya ketiga prinsip tersebut, pembangunan desa diharapkan dapat terlaksana dengan maksimal dan dapat dirasakan oleh semua golongan penduduk pedesaan, Selain itu dalam pembangunan pedesaan juga memiliki sasaran khusus yaitu:

  1. Tersedianya infrastruktur fisik dan sosial yang mencakup jaringan jalan, fasilitas pendidikan dan kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah.
  2. Terlaksananya pembangunan ekonomi yang mencakup ketersediaan sumber-sumber penghasilan, produktifitas pertanian yang tinggi dan tingkat efisiensi yang tinggi dalam pemanfaatan sumber daya alam.
  3. Terciptanya kelestarian lingkungan yang meliputi terciptanya kesadaran akan arti penting lingkungan, berkembangnya kepedulian lingkungan semua pihak, dan adanya upaya nyata untuk menanggulangi kerusakan dan pencemaran lingkungan yang terjadi.
error: Content is protected !!