Klasifikasi dan Morfologi Burung Maleo

Klasifikasi dan Morfologi Burung Maleo

Maleo atau burung maleo sunkawor yang memiliki nama ilmiah Macrocephalon maleo merupakan burung yang berukuran sedang dan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon.

Maleo: wikipedia.org

Burung maleo merupakan satwa endemik yang hanya tersebar di kepulauan Sulawesi seperti di  Gorontalo (Bone Bolango dan Pohuwato) dan Sulawesi Tengah (Sigi dan Banggai). Populasi burung maleo di wilayah Sulawasi sudah menurun dan hampir punah. Jumlah populasi burung maleo terus berkurang disetiap tahunnya karena sering diburu berserta telur-telurnya oleh masyarakat setempat.

Burung maleo hidup bersarang di wilayah yang berpasir terbuka, sekitar pantai gunung berapi atau di daerah yang memiliki suhu hangat dari panas bumi. Tempat tinggal yang hangat memudahkan untuk proses penetasan telur yang besarnya 5 kali dari telur ayam.

Burung yang baru saja menetas dari telurnya dapat langsung bisa terbang karena kandungan nutrisinya lebih besar 5 kali lipat dari telur biasa. Anak burung maleo tidak dicarikan makan oleh maleo betina sehingga harus mencari makan sendiri dan menghindari hewan pemangsa seperti ular, kadal, kucing, dan burung elang.

Burung maleo memakan aneka biji-bijian, buah, semut, kumbang serta berbagai jenis hewan kecil.

Klasifikasi Burung Maleo

Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Burung
Ordo: Galliformes
Famili: Megapodiidae
Genus: Macrocephalon, Müller, 1846
Spesies: M. maleo
Nama binomial: Macrocephalon maleo

Morfologi Burung Maleo

Burung maleo memiliki ciri-ciri tubuh dengan bulu berwarna hitam, kulit sekitar mata berwarna kuning, iris mata merah kecoklatan, kaki abu-abu, paruh jingga dan bulu sisi bawah berwarna merah-muda keputihan. Di atas kepalanya terdapat tanduk atau jambul keras berwarna hitam.

error: Content is protected !!