Mengenal Lebih Dekat dengan Ular Laut (Hydrophidae)

Mengenal Lebih Dekat dengan Ular Laut (Hydrophidae)

Ular laut dengan nama latin (Hydrophidae) adalah sejenis ular yang memiliki bisa dari anak suku Elapidae yang hidupnya di laut. Ular laut memiliki beragam jenis salah satunya adalah ular erabu atau laticauda spp dan memiliki bisa yang sangat kuat.

Mitos Tentang Teori Evolusi Ular Laut

Mitos tentang evolusi ular laut dulu sempat membuat banyak ilmuan yang percaya dan juga tidak. Ada sebuah teori yang menyatakan bahwa ular laut berasal dari pulau Kalimantan (Borneo) Indonesia. Teori tersebut menjabarkan bahwa ular laut adalah ular welang yang habitatnya di pantai pulau Borneo dengan kebiasaannya pada saat mencari mangsa, ia selalu masuk ke dalam laut. Kebiasaannya masuk ke dalam laut dalam waktu terus-menerus sehingga ular welang mampu beradaptasi dan berevolusi dengan lingkungannya kemudian menjadi ular laut seperti yang kita kenal sekarang ini. Jika dilihat dari warna tubuhnya ular laut memang mirip dengan ular welang.

Setelah pengkajian secara terus menerus olah ilmuan, teori evolusi tersebut dianggap tidak benar. Hasil penelitian menyatakan bahwa ular laut memang berkerabat dekat dengan Elapinae, tetapi lebih dekat dengan rumpun Denisoniini (tedung senawan, atau Australian elapid dalam bahasa inggris) yang tinggal di daratan Australia dan Papua.

Persebaran Ular Laut

Ular laut merupakan satwa endemik di lautan tropis, tepatnya di Samudra India bagian tengah dan utara serta bagian barat Samudra Pasifik. Ular laut dengan populasi terbanyak berada di kawasan Benggala, seluruh lautan di Indonesia dan Filipina, Australia bagian utara dan timur, dan di perairan Indo-Australia, khususnya berada pada lautan yang memiliki terumbu karang. Jenis ular laut perut kuning daerah penyebarannya sangat luas, yaitu dari wilayah Samudra Pasifik hingga ke Selandia baru, Hawaii di sepanjang pantai barat Amerika mulai dari perairan sebelah barat Santiago, Chile, lalu ke utara hingga Semenanjung California.

Bisa Ular Laut

Ular laut memiliki bisa yang sangat kuat melabihi 60 kali bisa ular kobra serta mengandung enzim-enzim perusak jaringan layaknya seperti jenis ular dari suku Elapidae. Meskipun ular laut memiliki bisa pembunuh, namun jarang adanya kasus manusia diserang karena ular laut memiliki mulut yang sangat kecil dibanding dengan jenis ular lainnya. Ular laut biasanya menggigit manusia pada bagian ujung jari, jarang bahkan tidak pernah menggigit manusia dibagian lengan, kaki, dan dibagian tubuh lainnya karena mulutnya sangat kecil. Tetaplah waspada meskipun ular laut jarang menyerang manusia serta perlu diingat bahwa bisa ular laut ini beracun sangat kuat 60 kali dari bisa ular kobra sehingga tetaplah menjadi ancaman bagi para nelayan dan penyelam. Pernah ada kasus yang dialami oleh seorang penyelam, ia berusaha memegang ular laut tersebut dan tergigit kemudian mengalami kegagal fungsi jantung yang akhirnya nyawanya tidak dapat ditolong di dalam lautan sebelum sampai di permukaan laut. Tetaplah waspada ketika sedang berada di pantai untuk memancing atau menyelam terhadap ular laut tersebut. Jika bertemu, segera mungkin menghindar dan jangan sekali-kali mencoba untuk memegangnya kerena sangat mengancam nyawa ketika tergigit.

Klasifikasi Ular Laut

Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Subfilum: Vertebrata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Elapidae
Subfamili: Hydrophiinae (Smith, 1926)

Tiga jenis ular laut yang sudah dikenal luas

Ular laut erabu: wikipedia.org
ular laut zaitun: wikipedia.org
ular laut kepala kura-kura: wikipedia.org
error: Content is protected !!