Klasifikasi dan Morfologi Orong-Orong

Klasifikasi dan Morfologi Orong-Orong

Orong-orong atau disebut juga anjing tanah merupakan serangga yang hidupnya di dalam tanah. Anjing tanah memiliki cirikhas yakni memiliki sepasang tungkai yang termodifikasi berbentuk cangkul bergerigi yang fungsinya untuk menggali tanah dan berenang. Di Indonesia anjing tanah memiliki nama daerah yakni orang Jawa menyebutnya orong-orong, di tanah Sunda disebut gaang, sementara dalam bahasa Toba disebut singke. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai mole cricket, atau “jangkrik tikus mondok”.

Orong-orong : Wikipedia

Orong-orong sering ditemukan berlarian cepat disudut-sudut rumah pada malam hari yang membuat kita merasa kegelian takut kalo masuk ke dalam baju. Serangga berukuran sedang ini aktif di malam hari (nokturnal) dan ketika musim dingin tiba ia melakukan hibernasi. Serangga ini juga dapat mengeluarkan suara seperti jangkrik melalui organ stridulasi. Suara yang dihasilkan monoton dan cukup mengganggu pendengaran. Suara tersebut hanya dihasilkan oleh serangga jantan yang fungsinya untuk mencuri perhatian dari serangga betina pada musim kawin. Orong-orong juga mampu terbang jauh hingga 8 Km untuk menemukan pasangannya.

Bagi petani orong-orong merupakan serangga hama yang sangat berbahaya karena serangannya berakibat kerusakan berat pada tanaman. Serangga ini memakan bagian akar dan pangkal batang tanaman budidaya yang mengakibatkan kerusakan berat atau kematian bibit tanaman. Oleh karena itu, serangga yang unik ini sangat dibenci oleh petani.

Bukuteori.com – Tidak menjelaskan orong-orong sebagai hama tanaman dan cara pengendaliannya, melainkan akan menjelaskan klasifikasi dan morfologi orong-orong ini.

Klasifilasi Orong-orong

Kingdom: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Orthoptera
Subordo: Ensifera
Superfamili: Grylloidea
Famili: Gryllotalpidae Saussure, 1870

Morfologi Orong-orong

Orong-orong memiliki kepala yang unik dengan lapisan cangkang keras dibagian atas serta memiliki sepasang tungkai yang bergerigi. Ukuran panjang tubuhnya berkisar 27-35 mm dengan sepasang sayap kecil dan warna tubuhnya cenderung coklat.

error: Content is protected !!