Klasifikasi dan Morfologi Gamal (Gliricidia sepium)

Klasifikasi dan Morfologi Gamal

Gamal dengan bahasa latin (Gliricidia sepium) merupakan tanaman yang berkerabat dengan polong-polongan. Asalnya dari Amerika Tengah, Brazil dan oleh penjajah bangsa eropa di bawa dan dikembangkan di Asia. Tanaman gamal di daerah asalnya dimanfaatkan untuk peneduh tanaman kakau dari sinar matahari langsung.

Gamal: Wikipedia

Masuk ke Indonesia, awalnya tanaman gamal dibawa oleh perusahaan Belanda ke Indonesia untuk digunakan sebagai tanaman pelindung teh di daerah Medan. Penamaan gamal awal mulanya diberi oleh Bapak R. Soetarjo Martoatmodjo. Menteri pertanian Indonesia waktu itu Bapak Frans Seda memberikan arti yang berbeda dari gamal yaitu ganyang mati alang-alang karena tanaman ini mampu mengendalikan tumbuhan alang-alang.

Gulma juga tanaman multi guna bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, pelindung tanaman dari sinar matahari, turus hidup lada, dan pengendali gulma seperti alang-alang. Perakaran gamal membantu meningkatkan unsur hara nitrogen dalam tanah. Kayunya bisa dijadikan bahan bakar. Bunga sebagai makanan lebah dan daun mengandung banyak protein sehingga cocok untuk pakan ternak khususnya “ruminansia”.

Tanaman gamal sebenarnya berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, Hindia Barat dan Kolombia. Tanaman ini sudah tersebar ke daerah lain di penjuru dunia serta di naturalisasikan dengan penggantian nama sesuai dengan daerahnya masing-masing.

Klasifikasi gamal

Regnum : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Subfamili : Faboideae
Genus : Gliricidia
Species : Gliricidia maculata Hbr.

Morfologi gamal

Batang gamal

Tanaman gamal memiliki batang dengan tinggi mencapai 2-15 m ada yang tunggal dan bercabang tetapi tidak menyemak. Batang berdiri tegak dengan diameter pangkal batang berkisar 5-30 cm, berwarna keabu-abuan dan terdapat bercak-bercak putih dengan lentisel kecil.

Daun gamal

Daun gamal tumbuh pada ibu tangkai dengan menyirip ganjil, berwarna hijau, berbentuk oval, dan bagian ujung daunnya meruncing jarang ditemukan yang bulat. Jumlah daun pada ibu tangkai bisa mancapai 7-17 anak daun. Letak anak daun hampir berhadap-hadapan dan saling berhadap-hadapan.

Bunga gamal

Gamal juga memiliki bunga yang berwarna merah muda sampai merah. Bunga dari gamal memiliki tipe bentuk peaflower, dengan bentuk lonjong, memiliki lima mahkota berwarna merah muda, memiliki sepasang kelopak yang melengkung, dan sepasang kelopak yang bersatu berwarna ungu. Memiliki 10 benang sari, putik dengan ovarium berwarna merah dengan pinggiran putih. Lebar bunga antara 2-5 inchi yang menempel pada batang ranting baru.

Buah Gamal

Tanaman gamal berkerabat dekat dengan polong-polongan sehingga buahnya merupakan polong berwarna hijau ketika muda dan mencoklat saat sudah tua. Polong gamal di dalamnya memiliki biji yang jumlahnya berkisar 3-8 butir, bentuknya pipih memanjang, dan berwarna hijau dan pada saat tua akan berubah menjadi kuning kemudian mencoklat. Biji gamal bisa dijadikan benih untuk ditanam.

error: Content is protected !!