Klasifikasi dan Morfologi Kelengkeng

Klasifikasi dan Morfologi Kelengkeng

Kelengkeng merupakan tanaman buah-buahan yang banyak digemari oleh masyarakat di belahan dunia. Tanaman ini berasal dari daratan Asia Tenggara. Buahnya dikonsumsi segar, jenis kelengkeng dengan daging buah yang tebal dijadikan produk olahan buah kaleng. Juga dikeringkan untuk bahan penambah minuman segar.

Kelengkeng

Selain buahnya yang dimakan, bijinya juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan perawatan rambut. Kayunya dapat juga dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi bangunan rumah dan perkakas seperti meja, kursi, dan lemari. Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi tanaman kelengkeng:

Klasifikasi Kelengkeng

Kingdom : Plantae
Sub kingdom : Tracheophyta
Divisio : Spermatophyta
Subdivisio : Angiospermae
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Dimocarpus
Famili : Sapindaceae
Genus : Dimiocarpus
Spesies : Dimocarpus longan

Morfologi Kelengkeng

Batang

Kelengkeng (Dimocarpus longan) merupakan tanaman yang berasal dari daratan Asia Tenggara dan dan satu keluarga dengan buah rambutan dan leci. Pohon kelengkeng berdiameter batang hingga mencapai 1 m dan tinggi pohon mencapai 40 m (Faizah, Fatimah dan Ardasani, 2012).

Daun

Daun Kelengkeng termasuk daun majemuk (Syahputra dan Harjoko, 2011). Tiap tangkai memiliki tiga sampai enam pasang daun. Bentuk daun bulat panjang dan ujungnya agak runcing. Pucuk daunnya berwarna kuning kehijauan, tetapi ada pula yang berwarna merah. Daun pada pohon kelengkeng sangat rimbun hingga terbentuk kanopi.

Bunga

Letak bunga umumnya di ujung (flosterminalis), dengan ukuran panjang berkisar 4-80 cm, lebat dengan bulu-bulu empa, bermalai membentuk payung menggarpu. Jumlah mahkota bunga 5 helai, warna mahkota bunga pohon Kelengkeng kuning muda atau putih kekuningan, ukurannya sangat kecil sehingga hanya dapat diamati secara jelas bila memakai alat pembesar.

Buah

Bentuk buah kelengkeng bulat, dagingnya ada yang tebal dan tipis berwarna putih bening, dan kandungan airnya cukup banyak. Di dalam daging buah terdapat biji berwarna hitam mengkilat atau coklat tua (Rahmah, 2013). Daging buah dilapisi kulit yang berwarna kuning sampai kecoklatan dengan permukaan kulit yang kasar.

Daging buah Kelengkeng memiliki rasa yang manis dan segar serta mengandung banyak zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan dan kesegaran tubuh karena mengandung sukrosa, glukosa, protein (nabati), lemak, vitamin A, vitamin B dan asam tartarik (Faizah dkk, 2012).

error: Content is protected !!