Hama Tanaman Anggur dan Cara Pengendaliannya

Hama Tanaman Anggur dan Cara Pengendaliannya

Di dalam budidaya anggur sudah dipastikan tidak terlepas dari serangan hama. Keberadaan hama di dalam area budidaya tanaman anggur sangat tidak dikehendaki oleh para petani. Pasalnya hama-hama tersebut menimbulkan dampak buruk bagi petani seperti hasil panen dengan kualitas rendah dan bahkan sampai kegagalan panen.

Anggur

Oleh sebab itu, diartikel ini akan menjelaskan apa saja hama yang berpotensi menyerang tanaman budidaya anggur dan cara pengendaliannya. Berikut ini adalah penjelasannya:

Hama Tanaman Anggur

Ulat Grayak (Spodoptera sp)

Hama ulat grayak menyerang bagian daun tanaman anggur secara individu maupun kelompok dalam jumlah banyak. Daun yang terserang hama tersebut akan bolong dan jika serangan berat, akan menyisakan tulang daunnya saja. Sehingga perkembangan dan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, kerdil, dan bisa sampai mati.

Hama ulat grayak pada tanaman anggur dapat dikendalikan dengan cara: menjaga kebersihan kebun, melakukan pemangkasan bagian tanaman seperti cabang dan daun agar tidak terlalu lebat , dan jika serangan hama mencapai ambang batas ekonomi dapat dikendalikan dengan cara penyemprotan menggunakan insektisida sintetik seperti regent, metomil, metindo dan insektisida merek lainnya.

Kutu Phylloxera

Kutu Phylloxera (Phylloxera vitifoliae) disebut juga kutu akar karena kebanyakan menyerang dibagian akar tanaman. Selain akar, hama phylloxera juga menyerang bagian daun tanaman anggur. Phylloxera menyerang bagian akar dan daun dengan cara menghisap cairan yang terkandung di dalamnya. Gejala yang ditimbulkan hama ini seperti adanya bintil-bintil kecil mirip kutil yang terdapat pada daun dan akar tanaman. Efek negatif yang ditimbulkan akibat serangan phylloxera adalah pertumbuhan tanaman terhambat sehingga tanaman menjadi kerdil, layu, produktifitas menurun, dan bahkan bisa sampai kematian.

Cara tepat pengendalian hama kutu phylloxera pada tanaman anggur yaitu dengan cara: menjaga kebersihan kebun, sanitasi kebun yang terjadwal, pemangkasan dan pemusnahan bagian tanaman yang diserang, jika serangan telah mencapai ambang batas ekonomi juga dapat dikendalikan dengan insektisida sintetis, dan penaburan nematisida.

Ngengat Buah Anggur (Paralobesia viteana atau Grape Berry Moth)

Ngengat buah anggur menyerang tanaman anggur pada stadium larva. Larva ngengat ini lebih menyerang di bagian bunga dan buah anggur. Gejala serangan hama ini dapat mengakibatkan perkembangan dan pertumbuhan bunga tidak normal .

Untuk cara pengendaliannya sama dengan poin pertama pada penjelasan di atas.

Rayap

Bagian tanaman yang diserang rayap adalah di bagian akar hingga batang tanaman. Efek negatif yang ditimbulkan oleh serangan rayap yaitu kuantitas dan kualitas hasil panen akan menurun. Hama rayap dapat dikendalikan dengan cara pengaplikasian nematisida seperti curater, pentakur, petrofur dan furadan. Sedangkan serangan rayap dibagian batang dapat dikendalikan dengan regent atau penyemprotan dengan nematisida yang dicairkan.

Tungau Merah (Tetranycus sp)

Tungau merah (Tetranycus sp) sering ditemukan pada tanaman anggur yang menetap di bagian daun tanaman. Di daun, tungau merah menyerang tanaman dengan menghisap cairannya. Sehingga menimbulkan gejala seperti bercak-bercak kuning sampai kehitaman pada daun. Akibatnya, tanaman anggur menjadi kerdil dan produktifitas menurun.

Ketika serangan hama ini telah mencapai ambang batas ekonomi, dapat dikendalikan dengan cara penyemprotan insektisida yang berbahan aktif abamectin.

Kumbang Daun (Apogonia destructor)

Kumbang daun (Apogonia destructor) merupakan spesies insekta yang tergolong ke dalam organisme pengganggu tanaman. Hama ini juga berada pada tanaman anggur. Kumbang daun menyerang tanaman anggur dibagian daun. Daun tanaman anggur dirusak dan dimakan, sehingga daun tampak berlubang-lubang.

Serangan kumbang daun apogonia ini dapat dikendalikan dengan cara penyemprotan insektisida seperti metindo, regent, dan curacon dengan catatan jika serangan sudah mencapai ambang batas.

Ulat Kantong (mahasena corbetti)

Ulat kantong (mahasena corbetti) memikiki tempat berlindung seperti kantong berbentuk Leticia. Cara hama ulat menyerang tanamanan anggur yaitu dengan memakan dan merusak daun. Hama ini dapat dikendalikan dengan cara penyemprotan insektisida seperti regent dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.