Hama Utama Tanaman Buncis

Hama Utama yang Menyerang Tanaman Buncis

Keberadaan organisme pengganggu tanaman (OPT)/disebut juga hama di areal lahan budidaya tanaman buncis, tentu menjadi momok yang menakutkan bagi petani khususnya tanaman buncis. Pasalnya, hama-hama tersebut sangat dapat menyebabkan kerusakan serius terhadap tanaman buncis. Sehingga akan menyebabkan kerugian baik secara materi maupun secara ekonomi.

Hama buncis

Oleh karena itu, petani harus mengetahui dan memahami hewan apa saja yang berpotensi menyerang tanaman buncis. Sehingga petani dapat memutuskan tindakan tepat untuk mengendalikan hama tersebut. Bukuteori.com: akan memberikan informasi tentang hama apa saja yang berpotensi menyerang tanaman buncis. Berikut ini adalah penjelasannya:

Hama tanaman buncis

1). Kumbang daun epilachna (Henosepilachna signatipennis Boisduvalatau Epilachna signatipennis Boisduval)

Ciri-ciri hama kumbang daun memiliki warna coklat kekuningan atau merah dengan bentuk tubuh oval. Ukuran serangga ini sekitar 6-8 mm yang menghasilkan telur berbentuk oval ukurannya sangat kecil dan berwarna kuning yang menempel di permukaan bawah daun.

Tanda-tanda tanaman buncis yang terserang kumbang daun epilachna yaitu pada bagian daun terlihat lubang-lubang begas gigitan. Pada serangan berat, daun tanaman buncis akan tertinggal tulang daunnya saja.

Efek buruk yang lain karena serangan hama ini yaitu pertumbuhan tanaman buncis akan terhambat, sehingga membuat tanaman mengalami kekerdilan.

2). Lalat Kacang (Agromyza phaseoli Coquillett)

Hama lalat kacang betina dan jantan memiliki ukuran tubuh yang berbeda. Lalat kacang betina memiliki ukuran tubuh sekitar 2,2 mm, sedangkan yang jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil yaitu sekitar 1,9 mm. Hama ini warna tubuhnya mengkilap kecuali pada bagian antena, sayap, dan kakinya yang berwarna coklat.

Hama lalat kacang menghasilkan telur dengan ukuran yang sangat kecil dan terletak pada bagian daun yang masih muda. Telur menetas akan menghasilkan larva berwarna putih krem dan ujung kepalanya runcing. Larva hama ini akan menginfasi dan menggerek daun.

Serangan hama lalat kacang ini ditandai dengan daun yang berlubang mulai dari tepi menuju tulang daun atau tangkai. Gejala lain yang ditimbulkan yaitu bagian pangkal batang membengkok, tanaman menjadi kuning, layu hingga akhirnya sampai mati. Kalaupun tidak mati, perkembangan dan pertumbuhannya terhambat, kemudian tanaman menjadi kerdil, sehingga akan menurunkan hasil produksi kacang buncis.

3). Ulat jengkal (Plusia signata Fabriciusatau Phytometra signata Fabricius dan Plucia chalcites Esper)

Ciri-ciri hama ulat jengkal memiliki warna tubuh hijau dengan garis samping yang berwarna lebih muda dan ukuran tubuhnya sekitar 2 cm.

Hama ulat jengkal dapat menyerang daun muda maupun daun tua. Daun-daun yang terserang akan meninggalkan lubang-lubang dan jika serangan berat akan menyisakan tulang daunnya saja. Sehingga mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman menjadi terhambat, kemudian tanaman menjadi kerdil.

4). Kutu daun (Aphis gossypii Glover)

Hama kutu daun memiliki ciri-ciri tubuhnya yang berwarna hijau tua dan kuning kecokelatan. Hama ini menghasilkan seperti cairan berasa manis sehingga mengundang banyak semut.

Kutu daun menyerang tanaman di bagian daun muda hingga tua dengan cara menghisap cairan dalam tanaman. Gejala yang timbul akibat serangan hama ini yaitu daun tanaman mengeriting, batangnya berpilin sehingga tanaman buncis bisa menjadi kerdil.

5). Penggerek daun (Etiellza zinckenella Treitschke)

Hama penggerak daun menyerang tanaman buncis pada bagian daun dan polong yang masih muda, akibatnya polong menjadi rusak dan biji buncis akan keropos. Dampak serangan hama ini tidak menyebabkan tanaman mati, namun dapat menurunkan kualitas hasil panen yang menyebabkan petani buncis merugi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *