Serangga-serangga yang Merugikan di Areal Sawah

Serangga-serangga yang Merugikan di Areal Sawah

Serangga yang merugikan di sawah

Sawah merupakan sebuah bidang lahan yang difungsikan untuk kegiatan budidaya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan sayur-sayuran. Di areal sawah, selain tanaman budidaya tentu terdapat berbagai macam organisme hidup salah satunya seperti serangga. Keberadaan serangga-serangga ini ada yang merugikan dan ada juga yang menguntungkan. Artikel ini akan menyampaikan apa saja serangga-serangga yang merugikan di areal sawah.

Serangga merugikan manusia

Sebagian besar serangga yang merugikan petani adalah serangga pemangsa tumbuhan (herbivora) khususnya tumbuhan yang dibudidayakan. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan dengan adanya serangga yang memakan tumbuhan menguntungkan petani, jika tumbuhan yang dimakan adalah tanaman yang tidak dibudidayakan.

Sifat seperti ini yang akan memunculkan cara untuk menarik perhatian serangga untuk tidak memakan tumbuhan yang budidaya. Cara yang dimaksud adalah dengan memanipulasi lingkungan dengan menempatkan suatu tanaman yang memiliki kemungkinan untuk dijadikan sarang dan sumber makanan bagi serangga. Sehingga ketertarikan serangga tidak lagi terfokus pada tumbuhan yang dibudidayakan. Serangga-serangga yang merugikan petani di areal sawah antara lain; 1). Nilaparvata lugens (stal), dikenal dengan wereng coklat. Termasuk famili Delphacidae, ordo Homoptera. Berperan sebagai perusak tanaman padi karena padi merupakan tanaman inang utama famili ini. Kerusakan parah yang pemah ditimbulkan oleh serangga ini terjadi pada tahun 1931 di Darmaga-Bogor, tahun 1939 di Mojokerto dan tahun 1940 di sekitar Jogjakarta (Kalshoven, 1950 dalam Baehaki, 1992:2-4). 2). Orseolia oryzae (wood-Mason), dikenal dengan ganjur. Pernah menyerang tanaman padi pada tahun 1922 di Vietnam, di Indonesia pada tahun 1926 (Baehaki, 1992:96-99). 3). Walang sangit (Leptocorisa sp.) yang dapat menurunkan basil panen hingga 40-60
%. 4). Penggerek batang padi (Scirpophaga incertulas). Spesies ini termasuk famili Pyralidae ordo Lepidoptera. Bagian tanaman yang diserang serangga ini adalah malai padi sehingga mengurangi jumlah malai yang dapat di panen. Bagian lain yang diserang adalah titik tumbuh tanaman pada fase vegetatif sehingga mengurangi jumlah anakan yang tumbuh. 4). Nezara viridula L. (Kepik hijau), dari famili Pentatomidae, ordo Hemiptera. Belum ada laporan kerusakan berat pada tanaman padi yang ditimbulkan serangga ini. Bersifat kosmopolit yaitu memiliki penyebaraan luas, dari Eropa selatan, Afrika, seluruh benua Asia, Amerika Selatan dan Tengah (Harahap, 1986:23-65). 5). Locusta spp., dan famili Acrididae, 6). Conocephalus sp., dari famili Tettigonidae. Kedua spesies menyerang tanaman padi (Sudarno, 1998:16-40).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!