Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kemenyan

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kemenyan

Kemenyan (Styrax sp) termasuk jenis pohon berukuran besar yaitu dari family styracaceae. Sistematika klasifikasi tingkatan kemenyan:

Kingdom : Plantae
Superkingdom : Tracheobionta
Superdivision : Spermatophyta
Divisi : Angiospermae
Kelas : Dikotil
Ordo : Styracales
Family : Styracaceae
Genus : Styrax
Spesies : Styrax sp

Van Steenis (1953) menyebutkan bahwa secara umum hanya 4 jenis yang dibudidayakan dan bernilai ekonomi yaitu: Toba sumatrana J.J.SM, Durame (Styrax benzoine DRYAND), Bulu (Styrax benzoine var. hiliferum) dan Siam (Styrax tonkinennsis). Umumnya masyarakat di Tapanuli dan Dairi, Provinsi Sumatera Utara hanya membudidayakan jenis Toba dan Durame secara luas sedangkan jenis Bulu kurang banyak dibudidayakan. Jenis Kemenyan Siam hingga saat ini belum banyak dikembangkan di Indonesia, namun telah dirintis penguasaan budidayanya oleh Balai Penelitian Kehutanan Sumatera (BPK Pematang Siantar).

Di Indonesia terdapat tujuh jenis atau variasi kemeyan yang menghasilkan getah akan tetapi hanya dua jenis yang lebih umum dikenal dan diusahakan di Sumatera Utara, yaitu Styrax sumatrana J.J.SM yang disebut dengan kemenyan Toba dan Styrax benzoin DRYAND yang disebut dengan kemenyan (haminjon) durame. Dari kedua jenis tersebut, jenis yang pertama lebih dominan karena memiliki kualitas getah yang lebih baik dan bernilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan dengan jenis yang kedua (Sasmuko, 2000).

Morfologi Pohon Kemenyan

Kemenyan (Styrax sp) termasuk ke dalam suku atau famili styracacea dan merupakan tanaman berbiji dua. Tanda-tanda umum dari tanaman kemenyan adalah berdaun tunggal tersusun secara spiral, sebelah atas daun berwarna hujau dan sebelah bawah berwarna kekuning-kuningan serta pinggiran daun merata. Pertumbuhan batang tegap menyerupai tanaman karet. Berbunga selalu teratur, yaitu sekali dalam setahun, berkelamin dua, kelopak dan mahkota bunga masingmasing lima buah. Buahnya bundar atau lonjong sebesar ibu jari kaki (Yuniandra, 1998).

Kemenyan termasuk pohon besar, tinggi dapat mencapai 20 – 40 m dan diameter batang mencapai 60 – 100 cm. Batang lurus dengan percabangan sedikit. Kulit beralur tidak terlalu dalam (3 – 7 mm) dengan warna kulit merah anggur (Jayusman, 2014).

Pohon Kemenyan mempunyai daun yang berbentuk bulat telur (oval) sampai jorong atau lanset (bulat memanjang atau elips). Pangkal atau helaian daun bulat, ujung melancip atau meruncing dengan panjang 9 cm-15 cm dan lebar dari 5 cm-7,5 cm. urat daun atau helain daun mempunyai nervi 7-13 pasang dan tangkai daun panjang 5 mm-13 mm (Andrio, 2004).

Kemenyan berkelamin dua, dengan tangkai bunga panjang 6-11 cm. Daun mahkota bunga 9 – 12 helai berukuran 2 -3 mm, kelopak dan mahkota bunga masing-masing 5 buah. Pohon Kemenyan berbunga secara teratur 1 kali setiap tahun. Waktu berbunga pada bulan November sampai Januari (Jayusman, 2014).

Buah pada tanaman Kemenyan berbentuk bulat gepeng dan lonjong berukuran 2,5 – 3 cm. Biji berukuran 15 – 19 mm, dengan warna coklat keputihan. Biji Kemenyan terdapat di dalam buah dengan kulit buah berukuran dari 1,75 mm hingga 3,1 mm. Biji Kemenyan Toba berwarna coklat tua dan lebih gelap dibandingkan jenis Durame dan Bulu (Jayusman, 2014).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *