Sebaran Dan Tempat Tumbuh Cempedak

Sebaran Dan Tempat Tumbuh Cempedak

Artocarpus terdiri dari sekitar 50 spesies. Penyebarannya di negara Sri Lanka, India, Pakistan dan Indo-China, Malaysia dan kepulauan Solomon. Di Semenanjung Malaysia terdapat 16 spesies, di Philipina 15 spesies, New Guinea 6 spesies, Kalimantan 23 spesies, Sumatera 17 spesies, Maluku 8 spesies, Sulawesi 6 spesies, Jawa 4 spesies, dan Kepulauan Sunda 3 spesies (Lemmens et al. 1995). Salah satu spesies yang dikenal adalah cempedak (Artocarpus integer Merr.), karena buahnya dapat dikonsumsi sebagai bahan pangan dan kayunya dapat digunakan sebagai kayu bangunan dan industri.

Cempedak berasal dari Asia Tenggara, dan menyebar luas dari wilayah Tenasserim di Burma, Semenanjung Malaya termasuk Thailand dan sebagian Kepulauan Nusantara yaitu Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Jawa Barat (Verheij dan Coronel, 1997). Rumphius (1755) dalam Heyne (1987) pohon cempedak tersebar di wilayah Indonesia bagian timur (Pulau Butung) dan buahnya digemari sebagai makanan.

Pohon cempedak tumbuh secara alami di hutan hujan tropis dataran rendah, pada kondisi hutan primer maupun sekunder. Cempedak merupakan pohon kanopi kedua (strata kodominan) yang berumur panjang, tumbuh pada ketinggian sampai 500 m dpl., tetapi kadang-kadang ditemukan juga tumbuh di tempat yang lebih tinggi (kurang dari 1.300 m dpl).

Menurut Verheij dan Coronel (1997) cempedak tumbuh di daerah tropik dan dijumpai di lereng bukit yang lembab, menyenangi tanah yang permukaan airnya cukup tinggi (0,5 – 2 m), mampu hidup di daerah banjir musiman dan di lahan rawa. Tumbuh ideal pada ketinggian 1 – 700 m dpl., di daerah yang relatif basah dengan curah hujan antara 2.500 – 3.000 mm/tahun atau tipe iklim A – B (Schmidt & Fergusson, 1951). Pohon ini menyukai daerah-daerah dengan musim kering yang tidak teratur, pada tanah yang gembur atau agak berpasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *