Pertimbangan dalam memilih Celebrity Endorser

Pertimbangan dalam memilih Celebrity Endorser

Menurut Royan (2004: 258) menjelaskan bahwa terdapat beberapa pertimbangan dalam memilih celebrity endorser, diantaranya:

1. Kepopuleran selebriti

Selebriti memiliki karakter yang berbeda beda.Oleh karena itu perusahaan harus memilih selebriti yang sesuai dengan karakter produk tersebut. Pemilihan selebriti dilakukan berdasarkan brand personality produk yang dikaitkan dengan segmen dan target pasar yang dituju.

2. Kondisi finansial perusahaan

Pemilihan selebriti sebgaai endorser tidaklah murah pada umumnya, bahkan memakan biaya yang cukup besar.Oleh karena itu, sebaiknya perusahaan lebih berhati-hati dalam memilih celebrity endorser. Hal ini berkaitan dengan risiko yang akan ditanggung oleh perusahaan bila iklan yang telah ditayangkan gagal mencapai tujuan periklanan

Selain itu, menurut Belch dan Belch (2009) dalam penelitian Indah

Sulistyorini Muslim (2012: 28) terdapat pertimbangan lainnya dalam memutuskan penggunaan celebrity endorser, yaitu:

1. Overshadowing the product

Kepopuleran selebriti yang membuat konsumen lebih memfokuskan kepada selebritinya sehingga gagal dalam menyadari merek yang diiklankan.Oleh karena itu, sebaiknya perusahaan memilih selebriti yang dapat menarik perhatian.

2. Overexposure

Hal ini mengacu pada selebriti yang terlalu banyak meng-endorse produk sehingga konsumen menjadi skeptis terhadap endorsement karena mereka mengetahui bahwa selebriti tersebut dibayar. Perusahaan dapat menghindari hal ini dnegan klausul eksklusifitas untuk membatasi jumlah produk yang dapat di-endorse oleh selebriti

3. Target audiences receptivity

Mengacu pada seberapa baik selebriti dapat menyesuaikan dan diterima oleh target audience yang dituju karena konsumen yang memiliki pengetahuan lebih mengenai suatu produk atau jasa dan memiliki sikap yang teguh lebih sulit dipengaruhi oleh selebriti daripada konsumen yang memiliki lebih sedikit pengetahuan atau konsumen dengan sikap netral. Oleh karena itu, ada pula perusahaan yang menghindari penggunaan selebriti karena target pasar tidak terpengaruh sama sekali dengan celebrity endorser

4. Risk to the advertiser

Mengacu pada perilaku negatif selebriti dalam kehidupan personalnya yang dapat membahayakan citra perusahaan.Oleh karena itu, banyak perusahaan melakukan riset dalam mencari tahu latar belakang dan kehidupan personal untuk menghindari hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *