Klasifikasi Dan Morfologi Alpukat

Klasifikasi Dan Morfologi Alpukat

Tanaman Alpukat

Alpukat dalam kamus KBBI: Avokad (Kamus Besar Bahasa Indonesia) merupakan tanaman penghasil buah yang dapat dikonsumsi dan bernilai ekonomi tinggi. Di belahan dunia, buah alpukat dijadikan buah meja, dan dikonsumsi dalam bentuk jus, dijadikan produk kecantikan, serta dimakan segar. Tanaman ini asalnya dari Meksiko dan Amerika Tengah dan sentra budidaya terbesar berada di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.

Tanaman alpukat memiliki banyak manfaat bagi manusia. Batang pohonnya dapat dijadikan bahan bakar. Kulit pohonnya dapat di baut produk pewarna warna coklat pada produk berbahan dasar kulit. Daun alpukat bermanfaat bagi kesehatan, diantaranya dapat mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri saraf, nyeri lambung, dan menstruasi yang tidak teratur. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar produk kosmetik dan kecantikan. Bijinya dapat dijadikan bahan pewarna pakaian yang tidak mudah luntur.

Klasifikasi Tanaman Alpukat

Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Trachebionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua/dikotil)
Sub kelas : Magnoliidae
Ordo : Laurales
Famili : Lauraceae
Genus : Persea
Spesies : Persea americana

Morfologi Tanaman Alpukat

Akar alpukat

Sitem perakaran tanaman alpukat adalah tunggang dengan panjang antara 5-10 m. Akar alpukat ada yang menyebar luas di permukaan tanah dengan panjang mencapai 5-6 m bahkan lebih. Akar tanaman alpukat berfungsi untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah, selain itu juga untuk menopang tubuhnya agar tetap berdiri kokoh.

Batang alpukat

Tanaman alpukat memiliki bataang dengan penampakan berbentuk bulat memanjang dengan ukuran panjang 5-10 meter, warnanya kecoklatan, batang berkayu dan keras serta memiliki lapisan kulit yang keras. Batang alpukat memiliki banyak percabangan dan ranting.

Daun alpukat

Tanaman alpukat memiliki sistem perdaunan tunggal dengan penampakan, seperti warna daun hijau hingga kemerahan, bentuknya bulat telur atau oval, pangkal daun meruncing, bagian tepi daun rata dan menggulung ke atas, ukuran panjang daun sekitar 10-20 cm dan lebarnya sekitar 3-10 cm, dan permukaan daun halus. Sistem pertulangan daun alpukat adalah menyirip.

Bunga alpukat

Tanaman alpukat memiliki bunga majemuk dan memiliki kelamin ganda. Bunga berbentuk hampir seperti bintang, dan berwarna kekuningan dan kehijauan. Bunga muncul dari ketiak daun atau ranting dalam bentuk malai. Penyerbukan bunga dibantu oleh angin, hujan, dan serangga atau binatang yang berada disekitarnya.

Buah alpukat

Tanaman alpukat memiliki buah berbentuk buni atau bolat oval dengan panjang 10-20 cm. Buah alpukat berwarna kehijauan, kekuningan, dan pada permukaan kulit buah terdapat bintik-bintik halus berwarna keunguan. Buah alpukat berdaging cukup tebal berwarna kuning (tua) dan hijau (muda), memiliki biji tunggal berwarna putih dan berbentuk bulat.

Biji alpukat

Biji alpukat berada di dalam buah berbentuk bulat telur atau oval, berwarna putih, dan diameter 2,5-5 cm. Biji merupakan sebagai alat perbanyakan diri secara alami pada tanaman alpukat. Biji akan berkecambah jika jatuhnya tepat pada kondisi tanah yang baik dan subur serta cukup air.

NB: Sampai disini penjelasan tentang Klasifikasi Dan Morfologi Alpukat. Mohon maaf jika kalimatnya belepotan. Semoga artikel sederhana ini dapat membantu Anda. Atas kunjungan Anda, Admin bukuteori.com mengucapkan banyak terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.