Klasifikasi Dan Morfologi Belangkas

Klasifikasi Dan Morfologi Belangkas

Belangkas atau disebut juga kepiting tapal kuda merupakan hewan penghuni perairan air laut yang berasal dari anggota suku Limulidae dan juga salah satu hewan purba dari bangsa Xiphosurida yang hingga saat ini masih berada di bumi.

Belangkas oleh orang jawa disebut mimi untuk yang jantan dan mintuna untuk yang betina. Hewan ini sangat setia pada pasangannya atau disebut juga monogamik. Karena kesetiaanya, hewan ini juga di jadikan simbol kelanggengan oleh beberapa kelompok.

Kepiting tapal kuda memiliki manfaat dalam bidang kesehatan dan kuliner. Bagian yang bermanfaat untuk kesehatan adalah darah birunya yang diekstraksi. Ekstrak darah belangkas digunakan sebagai bahan pengujian endotoksin serta untuk mendiagnosi penyakit meningitis dan gonorhoe.

Klasifikasi Belangkas

Kingdom : Animalia
Phylum Arthropoda
Ordo : Merostomata
Order : Xiphosura
Family : Limulidae
Genus :Tachypleus
Species : Tachypleus tridentatus

Morfologi Belangkas

Tubuh hewan ini tertutup dan dilindungi dua piring karapaks di punggung. Terdapat dua mata majemuk dan dua mata sederhana, namun mata majemuk yang benar hanya sekelompok mata sederhana yang terkompresi bersama. Di bagian bawah berbentuk tapal kuda adalah cephalothorax yang terdapat kaki makan dan kaki berjalan. Ada lima pasang kaki berjalan yang pertama kadang-kadang disebut pedipalpus (kaki makan), empat pertama pasang berjalan kaki telah penjepit dan juga memiliki coxae mereka dimodifikasi untuk membentuk gnathobases. Perut (atau opisthosoma) terdiri dari 9 segmen fusi dan dilindungi oleh plat punggung perut engsel dengan pelat cephalothoracic. Kaki terdiri dari coxa, trokanter, femur, tibia dan dua segmen tarsal. Pasangan pertama (6) dari kaki perut memiliki bukaan organ reproduksi (gonopore) di dalamnya.

Setelah kaki jalan terdapat insang. Insang ini disebut insang buku karena masing-masing terdiri dari rangkaian 150 sampai 200 piring datar seperti halaman buku, ini adalah organ-organ hewan pertukaran gas. Hewan ini juga memiliki peredaran darah terdiri dari jantung dan arteri yang membawa darah ke seluruh tubuh dan kemudian menjadi dua vena yang melewati insang dimana CO 2 dan O 2 dipertukarkan sebelum kembali ke jantung. Limbah metabolik yang diambil dari darah oleh dua pasang kelenjar coxal yang menciptakan urin yang lolos ke kandung kemih dan dikeluarkan melalui pori khusus di dasar tanggal 4 pasangan berjalan kaki

Sistem saraf terdiri dari otak sirkum-oesophagal dengan tali saraf vetral yang menimbulkan lima set ganglia dari mana saraf menyebar ke tubuh. Ada juga sepasang tali saraf longitudinal, inilah yang mengendalikan jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.