Klasifikasi Dan Morfologi Allamanda Cathartica

Klasifikasi Dan Morfologi Allamanda cathartica

Allamanda cathartica

Tanaman Allamanda cathartica merupakan tanaman yang memiliki bunga yang indah berbentuk terompet umumnya berwarna kuning. Tanaman ini berasal dari daerah Amerika Tengah dan selatan serta banyak ditemukan di Brasil. Di Indonesia tanaman ini dikenal dengan naman alamanda, bunga terompet emas, bunga lonceng kuning, atau bunga buttercup. Oleh masyarakat Indonesia, alamanda dijadikan sebagai tanaman hias karena keindahan bunganya.

Alamanda dapat tumbuh pada daerah atau tempat yang terbuka tanpa naungan dan banyak mendapatkan sinar matahari. Jika tanaman ternaungi makan produksi bunganya akan menurun. Alamanda tidak mampu tumbuh pada suhu dingin sekitar -1 derajat selsius dan tanah yang basa. Jika tanaman berada di tempat dengan suhu dingin bisa-bisa tanaman akan meti.

Klasifikasi Allamanda cathartica

Kingdom: Plantae
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Apocynales
Famili: Apcynaceae
Genus: Allamanda
Spesies: Allamanda cthartica L

Morfologi Allamanda cathartica

Akar Allamanda cathartica

Tanaman alamanda memiliki sistem perakaran tunggang , mengandung getah, dan warna kecoklatan.

Batang Allamanda cathartica

Alamanda dapat tumbuh mencapai 3-8 cm dan termasuk kedalam tumbuhan perdu. Batang alamanda berkayu, silindris, terkulai, warna batang hijau, permukaan berbuku-buku, tiap buku ditumbuhi daun yang melingkar, memiliki getah, percabangan monodial, cabang yang masih muda berwarna hijau.

Daun Allamanda cathartica

Daun alamanda berwarna hijau, berbentuk lonjong, tepi daun melipat kebawah dan rata, ujung dan pangkal daun meruncing, panjang daun 5-16 cm dan lebar 2,5-5 cm, tebal, dan pertulangan menyirip. Tanaman alamanda berdaun tunggal.

Bunga Allamanda cathartica

Tanaman alamanda memiliki bunga majemuk, berbentuk seperti lonceng/terompet, berwarna kuning, berkelamin dua, dan memiliki tangkai berbentuk silindris.

Buah Allamanda cathartica

Bunga yang terbuahi akan menghasilkan buah. Buah alamanda berbentuk kotak/bulat dengan diameter 1,5 cm. Buah alamanda memiliki biji berbentuk segitiga, dan berwarna hitam setelah tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.