Klasifikasi Dan Morfologi Teratai

Klasifikasi Dan Morfologi Teratai

Teratai merupakan tanaman air dari suku Nymphaeaceae yang mudah ditemukan di perairan air tawar, seperti kolam, waduk, dan danau. Tanaman ini tumbuh di air yang kondisinya tenang.

Bunga teratai memiliki keunikan tersendiri karena bila air tempat tumbuhnya kotor dan bau justru menambah keindahan warna bunganya. Bunga yang putih akan semakin putih, bila merah semakin merah, bila merah muda makin terang warnanya.

Klasifikasi Tanaman Teratai

Kingdom: plantae
Sub kingdom: viridiplantae
Infra kingdom: streptophyta
Super divisi: embryophyta
Divisi: tracheophyta
Sub divisi: spermatophytina
Kelas: magnoliopsida
Super ordo: nymphaeanae
Ordo: nymphaeales
Famili: nymphaeaceae
Genus: nymphaea l
Spesies: nymphaea alba l.

Morfologi Tanaman Teratai

Akar teratai

Akar teratai memiliki rongga. Fungsi akar teratai yang paling utama adalah untuk menopang tubuh tanaman dengan akar mencengkram tanah di dalam air.

Batang terati

Batang tanaman terati berada di bawah dan di atas permukaan air yang berfungsi untuk menopang daun agar mengapung di atas. Selain itu, fungsi tanaman teratai yang lain adalah untuk mengasorbsi unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Seperti halnya tanaman air, batang teratai juga memiliki rongga udara.

Daun teratai

Daun teratai memiliki lapisan lilin yang berguna untuk membantu daun tetap mengapung di atas permukaan air. Daun teratai berbentuk bulat, lebar, tipis serta bagian tepi daunnya bergerigi.

Warna pada permukaan atas daun teratai berwarna hijau sedangkan bagian bawahnya berwarna keunguan. Daun teratai memiliki pertulangan yang cukup besar dan kecil.

Bunga teratai

Tanaman teratai memiliki bunga dengan warna-warna yang indah, seperti warna merah, putih, ungu, dan merah muda. Bunga teratai memiliki tangkai yang panjang, sehingga tumbuh di atas permukaan air. Bunga teratai juga memiliki kelopak yang cukup banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.