Insomnia

Insomnia

Insomnia adalah suatu masalah pada seseorang yang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak bisa tidur cukup sesuai waktu yang dibutuhkan tubuh meski memiliki waktu untuk melakukannya. Masalah ini menimbulkan kondisi tubuh yang tidak prima untuk beraktivitas di esok hari.

Pengertian tidur adalah kondisi dimana seseorang tidak sadar yang kejadiannya secara alami. Saat tidur, seseorang akan melewati 2 siklus yang bergantian di antaranya gerakan mata cepat (Rapid Eye Movement/REM) dan tidur non gerakan mata cepat (non Rapid Eye Movement/non-REM).

Gejala Insomnia

Seseorang akan mengalami kesulitan menentukan ukuran tidur normal yang sesuai dengan waktu yang dibutuhkan tubuh karena tiap-tiap individu memiliki perbedaan kebutuhan tidurnya. Insomnia dipengaruhi oleh usia, gaya hidup, lingkungan, dan pola makan. Gejala umum insomnia diantaranya adalah :

  • Susah tidur
  • Terbangun di malam hari atau dini hari dan tidak bisa tidur kembali.
  • Merasa lelah, uring-uringan, sulit berkonsentrasi, dan tubuh tidak fit saat beraktivitas dipagi atau siang harinya.
  • Tidak bisa tidur siang meskipun tubuh lelah.

Penyebab Insomnia

Insomnia disebabkan oleh gaya hidup yang tidak seimbang, gangguan psikologi, masalah kesehatan fisik, dan efek samping obat-obatan.

Diagnosis insomnia

Biasanya pasien akan ditanya oleh dokter, terkait rutinitas tidur, gaya hidup sehari-hari, porsi olahraga, riwayat kesehatan, dan menanyakan obat-obatan apa yang sedang dikonsumsi.

Selain itu, pasien akan diminta oleh dokter untuk membuat buku harian tidur minimal selama dua minggu. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan dokter dalam memahami pola tidur dan mengukur seberapa parah insomnia yang diderita.

Pasien harus memberikan beberapa informasi di dalam buku harian tidur, seperti waktu yang dibutuhkan untuk bisa terlelap, kira-kira pukul berapa pasien mulai terlelap, beberapa kali pasien terbangun di malam hari, dan pukul berapa pasien terbangun. Diharapkan pasien untuk memberikan informasi selengkap mungkin guna membantu dokter menangani insomnia secara tepat.

Pengobatan Insomnia

Setelah berhasil didiagnosa, jika insomnia terjadi akibat kebiasaan atau pola hidup yang tidak sehat, makan dokter akan menyarankan pasien untuk memperbaikinya. Jika terjadi akibat gangguan kesehatan (misalnya gangguan kecemasan akan sesuatu), yang pertama dilakukan oleh dokter adalah mengatasi kondisi yang mendasari rasa cemas tersebut.

Ada juga metode terapi untuk mengatasi insomnia, yaitu terapi perilaku kognitif. Terapi yang tujuannya untuk mengubah perilaku dan pola pikir yang mempengaruhi tidur mereka.

Alternatif lain yang sifatnya sementara dalam mengatasi kesulitan tidur, yakni dokter akan memberikan resep obat tidur. Mengatasi insomnia jarang berhasil sepenuhnya jika tidak mencari solusi untuk akar penyebabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.