Penyakit Batu Empedu

Penyakit Batu Empedu

Batu empedu adalah batuan berukuran kecil yang terbentuk di dalam saluran empedu manusia akibat dari kadar kolesterol tinggi. Sebagian besar kasus, penderita tidak merasakan gejalanya secara langsung. Nanum, terkadang secara mendadak penderita merasakan sakit yang cukup hebat, karena batu tersebut menyumbat bagian ujung empedu. Gejala nyeri yang ditimbulkan disebut nyeri kolik, dan berlangsung selama beberapa jam.

Tidak hanya kecil, ukuran batu empedu bermacam-macam. Ada yang seperti butiran pasir dan ada yang sebesar bola pingpong. Jumlahnya pun bermacam-macam, misalnya ada orang yang memiliki hanya satu buah empedu dan ada pula yang lebih banyak.

Penyebab Terbentuknya Batu Empedu

Batu empedu terbentuk karena proses pengerasan kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu. Pengerasan kolestrol akibat dari tidak seimbangnya antara jumlah kolestrol dan senyawa kimia dalam cairan empedu.

Faktor-faktor yang dapat menimbulkan risiko terkena batu empedu, antara lain :

  • Jenis kelamin. Wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit batu empedu dibandingkan dengan pria.
  • Dampak melahirkan. Wanita setelah melahirkan memiliki risiko lebih tinggi terkena batu empedu. Hal ini, mungkin penyebabnya karena pada saat selama masa kehamilan kadar kolesteril meningkat akibat dari perubahan hormon estrogen.
  • Pengaruh berat badan. Kolesterol tinggi biasanya sering terdapat pada manusia yang memiliki kelebihan berat badan, dan obesitas. Oleh karena itu kelebihan berat badan akan berdampak pada meningkatnya risiko terkena penyakit batu empedu.

Mengatasi Batu Empedu

Batu empedu yang berada di dalam tubuh seringkali tidak menimbulkan gejala apapun, sehingga pasien tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, tidak menutup kemungkinan gejala batu empedu dapat menimbulkan komplikasi, jika pasien mengalami penyakit ini harus mendapatkan penanganan khusus.

Ada dua cara mengatasi batu empedu, yakni mengkonsomsi obat-obatan dan operasi pengangkatan kantung empedu. Organ ini memiliki fungsi penting, namun tanpa memilikinya tubuh kita masih dapat bertahan. Hati tetap akan mengeluarkan cairan empedu untuk pencernaan lemak meski tanpa kantung empedu.

Komplikasi Akibat Batu Empedu

Komplikasi akibat batu empedu ini jarang terjadi, walaupun begitu dalam kondisi tubuh tertentu dapat juga terkena risiko. Kemungkinan komplikasi yang terjadi adalah inflamasi kantong empedu (kolelitiasis) dengan gejalanya, antara lain :

  • Perut terasa sakit secara terus-menerus.
  • Demam tinggi.
  • Sakit kuning.
  • Denyut jantung berdetak cepat.

Ada komplikasi yang berbahaya akibat batu empedu adalah pankreatitis. Pankreatitis terjadi akibat dari batu empedu masuk kedalam saluran pankreas sehingga menimbulkan gejala peradangan dan menyebabkan sakit perut yang akan terus semakin bertambah parah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.