Klasifikasi Dan Morfologi Aonidiella aurantii

Klasifikasi Dan Morfologi Aonidiella aurantii

Kutu sisik merah ini merupakan hama yang ada di tanaman jeruk dimana saja dan bersifat polipagus. Tubuhya berwarna orange atau merah kecoklat-coklatan (Benassy, 1986). Menurut Smith (1997), serangan kutu sisik pada buah dapat menyebabkan menurunnya nilai harga buah jeruk segar dipasaran. Serangan pada tanaman jeruk telah parah dapat menyebabkan tanaman tersebut mati.

Adapun klasifikasi A. aurantii menurut Kalshoven (1981):

Kingdom : Animalia
Divisi : Arthropoda
Kelas : Insekta
Ordo : Homoptera
Famili : Diaspididae
Genus : Aonidiella
Spesies : Aonidiella aurantii

Morfologi dan Reproduksi

Betina dewasa berbentuk bulat bersimeter 2-2,3 mm berwarna orange atau coklat tua, menghasilkan 60-150 crawler (larva instar pertama yang aktif). Sedangkan kutu sisik jantan berbentuk oval dengan warna yang lebih gelap dari betina, ukuran 0.8-1,2 mm. setelah dewasa jantan bersayap dan berwarna kuning (Benassy, 1986). Pada fase crawler betina maupun jantan tubuhnya berwarna kuning orange terdapat kaki-kaki kecil yang berfungsi sebagai alat gerak dan dibagian mulutnya terdapat bagian seperti silet yang akan ditancapkan ke tumbuhan inang kemudian menghisap sari-sari makanan. Pada betina bagian atas tubuhnya terdapat sisik untuk melindungi tubuhnya dari pemangsa atau gangguan luar. Bagian tengah terdapat mulut yang berbentuk seperti silet yangdigunakan untuk menghisap sari-sari makanan dari tumbuhan inang. Pupa-pupa dari kutu jantan terpisah dari kelompok. perisai kutu dapat menebal dan tersebar teratur pada daun dan bagian tanaman yang lainnya. Di Jawa dan Sumatra hama ini ditemukan dalam jumlah besar pada tanaman jeruk dan kamper (Kalshoven, 1981). A.aurantii berkembang biak secara vivipar. Sex ratio betina terhadap jantan yaitu berbading 1:1 sampai 2,6:1 (Ebeling, 1959). Kutu jantan menemukan betina dengan mengikuti feromon yang dikeluarkan betina (Roelofs, 1978).

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!