Penyakit Tanaman Anggur

Penyakit Tanaman Anggur

Penyakit pada Tanaman Anggur

Gangguan penyakit pada tanaman anggur sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman dan produksi buah. Pada serangan yang parah, tidak hanya menurunkan hasil tetapi juga menyebabkan kematian tanaman anggur. Hama dan penyakit tanaman anggur dapat menyerang akar, batang, daun, sulur, bunga dan buah. Pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan sedini mungin agar tanaman dan buah terhindar dari kerusakan.

Penyakit yang menyerang tanaman anggur umumnya dari golongan cendawan dan virus. Berikut adalah beberapa penyakit penting yang sering ditemukan pada tanaman anggur :

1. Penyakit Tepung Palsu (Downy mildew)

Downy mildew merupakan penyakit yang merugikan pada tanaman anggur karena dapat menurunkan produksi buah sampai 70% . Penyakit ini menyerang pada musim hujan dan cepat meluas, terutama setelah hujan malam hari. Penyakit disebabkan oleh cendawan Plasmopara viticola (Baswarsiati dan Rahmawati, 2009) .

2. Penyakit Tepung (Powdery mildew)

Penyakit ini merupakan penyakit penting pada tanaman anggur. Apabila tidak terkontrol, penyakit ini menyebabkan penurunan kualitas buah anggur dan akibat terburuknya menyebabkan tanaman mati karena akarnya terinfeksi. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Uncinula necator atau Oidium tucteri.

Tanaman anggur yang diserang cendawan ini, pada daun, ranting, bunga dan buah-buah muda timbul bercak-bercak bertepung putih kelabu, yang merupakan spora dari cendawan ini (Wilcox, 2003).

3. Penyakit Karat Daun

Penyakit karat daun disebabkan oleh cendawan Physopella ampelopsidis, yang banyak menginfeksi daun-daun tua (Cahyono, 2010). Pada sisi bawah daun terdapat tepung berwarna merah jingga hingga merah sawo yang berisi spora jamur. Jika dilihat dari sisi atas tampak berwarna hijau kekuningan. Pada serangan yang berat seluruh permukaan bawah daun tertutup oleh lapisan spora dan daun akan segera rontok. Tanaman yang sakit hanya mempunyai sedikit daun sehingga produksi buahnya menjadi berkurang (Baswarsiati dan Rahmawati, 2009) .

4. Penyakit Bercak Daun Cercospora

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Cercospora viticola. Tanaman anggur yang diserang penyakit ini, pada daunnya akan muncul bercak coklat tua yang bersudut-sudut. Pada bercak tersebut terdapat bintik-bintik hitam. Tunas muda yang sakit akan mengering (Cahyono, 2010).

5. Penyakit Busuk Hitam

Penyakit busuk hitam disebabkan oleh cendawan Gignardia bidwelli. Tanaman anggur yang terserang, pada helaian daunnya timbul bercak-bercak berwarna coklat kemerahan dengan bagian tepi berwarna hitam. Serangan penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada tanaman anggur (Gubler, 1998).

6. Penyakit Antraknose

Penyakit ini banyak menyerang buah yang hampir masak, tunas dan cabang-cabang muda. Pada buah mula-mula menunjukkan gejala berupa bintik-bintik coklat yang meluas dan mengendap ke bawah. Selanjutnya pada bagian tengah bercak timbul massa berwarna jingga (spora). Penyakit ini disebabkan oleh Glomerella cingulata yang tergolong ke dalam Gloeosporium sp (Baswarsiati dan Rahmawati, 2009).

7. Penyakit daun menggulung (Leafroll disease)

Penyakit ini disebabkan oleh virus Grapevine leafroll associated viruses (GLRaV). Tanaman anggur yang terserang, daunnya akan menggulung ke bawah dan berwarna kemerahan, buah anggur menjadi berwarna pucat (Gollino et al., 2002).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.