Karakterisasi Genus Closterovirus

Karakterisasi Genus Closterovirus

Genus Closterovirus, anggota dari genus ini memiliki ukuran >1000 nm, umumnya dengan panjang 1.250-2.200 nm, mengandung satu molekul linear, positive sense ssRNA, dengan ukuran 15.5-19.3 kb. Subunit utama coat protein (CP) dengan ukuran 22-25 kDa menyelubungi sebagian besar panjang virus, sedangkan CPd (divergent CP analogue) menyelubungi segmen pendek dari virus (c.75 nm), pada salah satu ujung dari partikel. Ada tiga tipe struktur genom yang mencirikan genus ini, yaitu Beet yellows virus (BYV), Citrus tristeza virus (CTV), dan Beet yellow stunt virus (BYSV).

Organisasi dari genom BYSV merupakan intermediate antara BYV dan CTV, mengindikasikan bahwa virus-virus ini mengalami 3 fase yang berbeda di dalam evolusi Closterovirus. Genus ini berbeda dengan Ampelovirus dan Crinivirus adalah pada gen yang mengkode CPd, terletak di bagian up stream dari gen CP. Vesikel yang mengandung dsDNA yang terakumulasi di dalam sitoplasma sel terinfeksi, awalnya muncul pada saat proliferasi dari retikulum endoplasma. Anggota dari genus ini, biasanya ditransmisikan oleh aphids, dan biasanya menginfeksi tanaman inang dikotiledon. Beberapa spesies dari genus Closterovirus adalah GLRaV-2, BYV, CTV, BYSV (Martelli et al., 2002).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.