Deskripsi Cucumber Mosaic Virus (CMV)

Deskripsi Cucumber Mosaic Virus (CMV)

Salah satu jenis virus yang menyebabkan penyakit pada tanaman anggota famili Cucurbitaceae adalah Cucumber Mosaic Virus. Menurut Murayama et al. (1998), CMV merupakan anggota kelompok dari kelompok Cucumovirus yang berupa partikel polyhedral dengan koefisien sedimentasi yang hampir sama, kecuali tiga tipe yang masing-masing mengandung segmen genom yang berbeda, dengan segmen terkecil juga mengandung mRNA protein salut dengan berat molekul 0,35×106 daltons.

Menurut Murayama et al. (1998) mengemukakan bahwa Cucumber Mosaic Virus (CMV) termasuk dalam golongan Cucumis yang mempunyai susunan kriptogram: R/1; 1,27+1,13+0,82+0,35/18; S/S; S/Ap. Kode-kode tersebut dijelaskan sebagai berikut : R/1 : Tipe asam nukleatnya adalah RNA dan jumlah benang asam nukleatnya adalah tunggal. 1,27+1,13+0,82+0,35/18 : Berat molekul asam nukleatnya adalah 1,27+1,13+0,82+0,35 juta / presentase asam nukleatnya adalah 18%. S/S : Bentuk virion adalah spirakel bentuk nukleokapsid adalah spirakel. S Ap : Jenis tanaman yang terinfeksi adalah tanaman berbiji (spermatophyta) dan vektornya adalah Aphid sp. Cucumber Mosaic Virus (CMV) merupakan spesies pada genus Cucumovirus dan famili Bromoviridae (Roossinck et al., 1999 dalam Balaji, 2008).

Cucumber Mosaic Virus (CMV) adalah virus polyhedral tripartite dengan diameter 29nm. Partikel CMV adalah isometric yang terdiri dari selubung protein encapsidates yang beruntai tunggal, ditambah kode sense RNA genom. Kapsid mengandung 180 kode subunit protein (simetri icosahedral). Virion CMV mengandung RNA 18% dan 82% protein. RNA terdiri dari tiga genom RNA dan satu atau dua subgenom RNA. Genom RNA ditentukan RNA 1 (panjang 3,3 kb), RNA 2 (3 kb) dan RNA 3 (2,2 kb) dan dikemas per individu partikel. Dua subgenom RNA adalah RNA 4 (1 kb) dan mungkin RNA 4A (682 nukleotida) dan dikemas dengan genom RNA 3 (Palukaitis et al.,1992 dalam Balci, 2005).

Virion CMV tidak stabil pada suhu yang beku atau pada suhu panas. Menurut Roossinck dan White, (1998) dalam Zitikaitė (2011), penyimpanan CMV dalam jangka panjang yang optimal adalah dalam bentuk RNA virus yang sangat menular dan stabil pada suhu 20 derajat selsius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.