Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Ipomoea crassicaulis Robb

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Ipomoea crassicaulis Robb

Ipomoea crassicaulis Rob. atau yang lebih dikenal di daerah Jawa sebagai kangkungan, merupakan tumbuhan semak yang tingginya dapat mencapai 2 meter, kadang- kadang dapat tumbuh lebih tinggi jika unsur hara di dalam tanah banyak.

Tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman hias, seringkali tumbuh liar. Tumbuh di daerah yang lembab, khususnya daerah yang memiliki kadar air yang tinggi. Di pinggiran sungai, pinggir jalan dan di areal persawahan. Pertumbuhannya yang cepat kadang membuat orang menganggap bahwa tanaman ini adalah tanaman pengganggu (gulma) sehingga harus dimusnahkan.

Klasifikasi Ipomoea crassicaulis Robb

Divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledone
Bangsa : Convolvuales
Suku : Convolvulaceae
Genus : Ipomoea
Spesies : Ipomoea crassicaulis Roob

Morfologi Ipomoea crassicaulis Roob

Panjang tangkai daun l,5-2,5 cm. Bentuk daun bulat telur miring memanjang dengan ujung runcing dan pangkal berbentuk jantung. Daun muda memiliki rambut halus dan rapat. Daun penumpu kecil, bulat telur dan jika telah tua akan menguning dan segera rontok. Daun kelopak membulat, panjangnya 5-6 mm. Bunganya memiliki kelenjar madu berjumlah 5 dan terletak di luar bunga, antara pangkal dari daun. Mahkota bunga berwarna ungu pucat, berbentuk tabung sampai bentuk corong. Benang sari tertancap di dalam tabung. Kepala sari berwarna putih. Tangkai putik berbentuk benang, kepala putik berbentuk dua bola. Nama lama tumbuhan ini adalah Ipomoea fistulosa Mart. (Steenis, 1997: 341)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.