Sistem Reproduksi Wanita

Sistem reproduksi wanita

Saat wanita memasuki masa pubertas, sel telur mulai tumbuh dalam organ seksual yaitu sepasang ovarium. Berbeda dengan pria, organ reproduksi wanita merupakan organ internal, karena berada di dalam tubuh Ovarium terletak dalam rongga badan bagian bawah. Kira-kira tiap satu bulan ovarium menghasilkan sebuah sel telur yang masak. Proses ini disebut ovulasi. Dua ovarium tersebut saling bergantian menghasilkan telur tiap bulan.

Telur yang dihasilkan masuk ke dalam saluran telur. Jika dibuahi oleh sperma, sel telur akan terus berada di dalam saluran telur. Rambut-rambut getar yang ada di saluran telur membantu sel telur untuk bergerak menuju uterus (rahim). Uterus ini mempunyai struktur berongga, bentuknya seperti buah jambu air, dan merupakan organ yang penuh dengan otot. Dindingnya menebal bila didalamnya terdapat sel telur yang telah dibuahi atau zigot yang tumbuh dan berkembang. Bagian bawah dari uterus berhubungan dengan bagian luar tubuh melalui adanya tabung berotot yang disebut vagina. Vagina ini juga disebut saluran kelahiran, sebab sebagai tempat lewatnya bayi saat lahir.

Secara ringkas, organ reproduksi wanita yang berkaitan dengan fungsinya dapat disusun sebagai berikut:

Organ–Fungsi
Ovarium–Menghasilkan sel telur
Oviduk–Menyalurkan telur dari ovarium ke uterus
Uterus–Tempat pertumbuhan sel telur yang dibuahi
Vagina–Menerima sel-sel sperma dan jalan lahir bayi

Sumber : Kuswanti Nur, et all. 2008. Contextual Teaching and Learning Ilmu Pengetahuan Alam: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.