Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA)

Pengertian Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA)

Mikoriza merupakan suatu struktur khas pada sistem perakaran yang terbentuk sebagai manifestasi adanya simbiosis mutualisme antara cendawan (myces) dan perakaran (rhiza) dari tumbuhan tingkat tinggi (Sibarani, 2012).

Berdasarkan struktur tubuh dan cara infeksi terhadap tanaman inang, mikoriza dapat digolongkan menjadi 6 kelompok besar (tipe), yaitu : (1) Endomikoriza yang disebut juga vesicular arbuscular micorrhizae (VAM), (2) Ektomikoriza (ECM) yang sangat banyak dijumpai pada tanaman-tanaman kehutanan (Angiospermae dan Gymonspermae), (3) Ektendo-, arbutoid-, dan monotropoid mikoriza, yaitu asoasiasi yang mirip dengan ektomikoriza atau peralihan dari kedua bentuk di atas, (4) Mikroriza Anggrek (Orchid mycorrhiza), (5) Mikoriza Ericoid (Ericoid mycorrhizas), yaitu mikoriza yang memiliki gulungan hifa pada bagian sel terluar dari bulu-bulu akar tanaman ordo Ericales, (6) Asosiasi mikoriza pada tanaman Lily (Thysanotus) yang jaringan hifa hanya tumbuh di dalam sel epidermis (Simarmata, 2007).

Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) adalah salah satu tipe cendawan pembentuk mikoriza yang akhir-akhir ini cukup populer mendapat perhatian dari para peneliti lingkungan dan biologis. Cendawan ini diperkirakan dimasa mendatang dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif teknologi untuk membantu pertumbuhan, meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman terutama yang ditanam pada lahan-lahan marginal yang kurang subur atau bekas tambang/industri (Delvian, 2006). Cendawan Mikoriza Arbuskula merupakan mikroorganisme tanah yang terdapat hampir di segala jenis tanah. Mikoriza ini memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan dan memperbaiki agregasi tanah (Delvian, 2006).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.