12 Tumbuhan Sebagai Bahan Pewarna Tekstil

12 Tumbuhan Sebagai Bahan Pewarna Tekstil

Zat pewarna alami untuk bahan tekstil pada umumnya diperoleh dari hasil ekstrak pada bagian tumbuhan seperti akar, kayu, daun, biji ataupun bunga. Berikut tumbuh-tumbuhan yang dapat digunakan untuk pewarna bahan tekstil diantaranya adalah:

1. Indigo (Indogofera tinctoria)

Tanaman yang menghasilkan warna biru yang diakibatkan oleh bakteri. Bagian tanaman yang diambil adalah daun/ranting.

2. Kelapa (Cocos nucifera)

Bagian yang dijadikan bahan pewarna adalah kulit luar buah yang berserabut (sabut kelapa). Warna yang dihasilkan adalah krem kecoklatan.

3. Teh (Camelia sinensis)

Bagian yang diolah menjadi pewarna adalah daun yang telah tua, dan warna yang dihasilkan adalah cokelat.

4. Secang (Caesaslpinia sapapan lin)

Jenis tanaman keras yang diambil bagian kayu, untuk menghasilkan warna merah. Warna merah adalah hasil oksidasi, setelah sebelumnya dalam pencelupan berwarna kuning.

5. Kunyit (Curcuma domestica val)

Bagian tanaman yang diambil adalah rimpang, umbi akar, yang menghasilkan warna kuning.

6. Bawang Merah (Allium ascalonicium L)

Bagian bawang merah yang digunakan sebagai bahan pewarna adalah kulit dan menghasilkan warna jingga kecoklatan.

7. Daun Jati (Tectona grandis)

Daun jati yang masih muda dapat digunakan sebagai pewarna tekstil yang menghasilkan warna merah bata.

8. Buah Bit (pemberi warna pink atau merah keunguan)

Buah berwarna merah tua ini mengandung vitamin A (karotenoid), vitamin B1, B2, vitamin C dan asam folat. Manfaatnya antara lain membantu mengobati penyakit hati dan empedu, penghancur sel kanker dan tumor, mencegah anemia, menurunkan kolesterol dan membantu produksi sel darah merah.

9. Wortel (pemberi warna kuning/jingga)

Wortel bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah, serta membantu pertahanan tubuh dari resiko kanker, terutama kanker paru-paru, kanker larynk (tenggorokan), esophagus (kerongkongan), prostat, kandung kemih dan leher rahim.

10. Sawi (pemberi warna hijau)

Sayuran ini kaya akan protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, vitamin A, vitamin B dan vitamin C. Manfaatnya untuk mengurangi rasa gatal ditenggorokan pada penderita batuk, penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan.

11. Daun Selada (pemberi warna hijau)

Daun selada air juga bermanfaat bagi kesehatan. Selain kaya serat, sayuran berwarna hijau muda ini juga mengurangi resiko terjadinya kanker, katarak, menurunkan resiko gangguan jantung dan terjadinya stroke, mengurangi gangguan anemia, meringankan insomnia, serta membantu kerja pencernaan dan kesehatan organ hati.

12. Daun suji dan Daun Pandan (pemberi warna hijau)

Daun suji lebih sering dipakai sebagai pewarna pada kue jajanan pasar dan minuman. Daun pandan juga bisa memberikan warna pada masakan dengan cara menumbuk dan memeras airnya, namun efek warnanya tidak sekuat daun suji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.