Pengertian Kelapa Kopyor

Pengertian Kelapa Kopyor

Kelapa kopyor merupakan kelapa dengan buah yang unik, yaitu memiliki endosperma (daging buah) yang terlepas dari tempurungnya (Prasetyo & Rachmat, 2003; Mashud, 2010). Warisno (1998) menyebutkan bahwa secara morfologi, kelapa kopyor sulit dibedakan dengan kelapa normal, akan tetapi dengan cara menggoyang – goyang buahnya, suara yang gemericik dari air kelapa di dalam buah dapat digunakan untuk membedakan antara kedua jenis kelapa tersebut. Kelapa kopyor dapat dibedakan dengan mudah setelah buah kelapa dibelah (Mashud, 2010).

Salah satu penyebab lepasnya endosperma dari tempurung pada kelapa kopyor diduga karena adanya defisiensi enzim α-D-Galaktosidase (Sukendah, 2009). Enzim tersebut merupakan salah satu enzim yang dibutuhkan dalam proses pembentukan endosperma pada tanaman kelapa (Sukendah, 2009). Adanya defisiensi enzim tersebut menyebabkan putusnya hubungan jaringan endosperma dengan embryo sehingga secara alami endosperma tidak mampu mendukung pertumbuhan embryo (Maskromo & Novarianto, 2007).

Menurut Maskromo & Novarianto (2007) kelapa kopyor muncul secara alami dan bersifat diturunkan dengan gen resesif. Sifat kopyor akan muncul apabila saat penyerbukan bunga betina atau bakal buah yang memiliki gen resesif kopyor (k) bertemu dengan bunga jantan yang memiliki gen resesif (k) baik dalam satu pohon maupun yang berbeda pohon. Dengan demikian peluang terbentuknya buah kopyor dalam satu pohon atau tandan tergantung pada peluang penyerbukan yang melibatkan sifat kopyor pada bunga jantan atau betina tanaman kelapa tersebut. Pada kelapa tipe Dalam, persentase kelapa kopyor yang terbentuk secara alami tidak lebih dari 20 %, sedangkan kelapa tipe Genjah dapat mencapai 40 % (Maskromo et al., 2007; Mashud, 2008). Hal ini disebabkan kelapa kopyor tipe Dalam melakukan penyerbukan silang sedangkan pada tipe Genjah melakukan penyerbukan sendiri sehingga peluang untuk bertemunya gen resesif antara bunga jantan dan bunga betina lebih besar (Mashud & Manaroinsong, 2007).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *