Pengertian Pupuk Hijau

Pupuk Hijau

Pupuk hijau adalah pupuk yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau tanaman. Dalam bidang pertanian pupuk hijau digunakan untuk meningkatkan unsur hara tanah, terutama unsur hara N (nitrogen) karena pada dasarnya pupuk hijau paling banyak mengandung unsur tersebut. Tanaman yang digunakan untuk pupuk hijau biasanya tergolong dalam famili Leguminosae (bangsa polong-polongan) karena tanaman dari famili tersebut memiliki bintil-bintil akar yang di dalamnya mengandung bakteri Rhizobium yang memiliki kemampuan dapat mengikat nitrogen dari udara.

Pupuk hijau selain dari tanaman bangsa Leguminosae dapat pula dari tanaman/tumbuhan lain yang memiliki ciri-ciri yaitu sistem perakaran dangkal dan berakar serabut, daun lebat namun batang tidak terlalu keras, bagian daun lunak sehingga mudah terurai oleh mikro organisme. Petani di Indonesia lebih sering menggunakan pupuk hijau yang berasal dari tanaman pagar atau tanaman sela, gulma atau tumbuhan liar, dan tanaman penutup tanah (LCC= Legume cover crop).

Banyak sekali manfaat dari penggunaan pupuk hijau bagi petani yaitu dapat menekan pengeluaran biaya pembelian pupuk buatan, memperbaiki sifat kimia/fisika tanah, menambah bahan organik dalam tanah, mengembalikan unsur hara yang hilang pasca panen, mengurangi kepadatan tanah, dan mendukung kehidupan jasad renik yang bermanfaat bagi tanaman.

Contoh tanaman sebagai pupuk hijau : kacang kedelai, gamal, kacang tanah dll.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.