Klasifikasi Dan Morfologi Beluntas

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Beluntas

Tanaman beluntas (Pluchea indica [L] Less) dikenal sebagai salah satu obat tradisional. Penggunaan berbagai khasiat pada beluntas umumnya adalah pada daunnya, baik yang masih segar ataupun dikeringkan. Daun beluntas berbau khas (aromatis) dan memiliki rasa getir. Daun beluntas berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan (stomakik), membantu pencernaan, peluruh keringat (diaforetik), pereda demam (antipiretik), dan penyegar (demulcent) (Ardiansyah, 2005).

Di Indonesia secara tradisional daun beluntas digunakan sebagai obat untuk memperbaiki fungsi lambung, merangsang pengeluaran air susu ibu dan obat batuk. Jus dari remukan daun yang dicampur dengan jus dari tanaman lain merupakan obat disentri. Campuran daun beluntas dengan bahan lain dibuat menjadi obat yang dapat mengurangi nyeri otot yang efektif, untuk mengatasi rasa lemas setelah diare dan mengatasi tukak dan luka (Susanti, 2000).

Klasifikasi Tanaman Beluntas

Menurut Cronquist (1981) tanaman beluntas diklasifikasikan sebagai
berikut :

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Ordo : Asterales
Familia : Asteraceae
Genus : Pluchea
Species : Pluchea indica Less

Nama Daerah Tanaman Beluntas

Di berbagai daerah di Indonesia beluntas dikenal dengan nama beluntas (Sumatra), baruntas (Sunda), luntas (Jawa Tengah), baluntas (Madura), lamutasa (Makasar). Sedangkan di luar Indonesia beluntas dikenal dengan nama lenabou (Timor), beluntas (Malaysia), beluntas (Singapura), dan khlu (Thailand) (Heyne, 1987).

Morfologi Tanaman Beluntas

Beluntas merupakan tanaman yang berasal dari India dan tersebar luas ke Indonesia, Inggris, Vietnam, dan Cina. Tanaman beluntas dikenal di daerah Indonesia dengan nama yang berbeda-beda, antara lain di Jawa dikenal dengan nama baluntas, baruntas dan luntas, di Sumatera dengan nama beluntas, lenaboui (Nusatenggara), dan lamutasa (Sulawesi) (Depkes RI, 1985).

Tanaman beluntas merupakan tanaman perdu tegak yang sering bercabang banyak dan memiliki ketinggian 0,5-2 m. Daun tanaman beluntas berambut, dan berwarna hijau muda. Helaian daun beluntas berbentuk oval elips atau bulat telur terbalik dengan pangkal daun runcing dan tepi daunnya bergigi. Letak daun beluntas berseling dan bertangkai pendek dengan panjang daun sebesar 2,5-9 cm dan lebar 1-5,5 cm (van Steenis, 2008).

Bunga tanaman beluntas merupakan bunga majemuk dengan bentuk bongkol kecil, berkumpul dalam malai rata majemuk terminal. Bunga beluntas memiliki tabung kepala sari berwarna ungu, dan tangkai putik dengan 2 cabang ungu yang menjulang jauh (van Steenis, 2008).

Buah tanaman beluntas berbentuk gangsing, keras dan berwarna cokelat. Ukuran buah beluntas sangat kecil dengan panjang 1 mm. Buah beluntas memiliki biji kecil dan berwarna cokelat keputih-putihan (van Steenis, 2008; Pujowati, 2006).

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!