Pengertian Propolis Lebah Trigona

Propolis lebah Trigona

Propolis diperoleh oleh lebah Trigona dari getah tumbuhan yang memiliki resin berwarna kecoklatan dan digunakan sebagai perekat sarang (Anilakumar et al., 2011). Propolis dikumpulkan dari bunga, kulit kayu dan bagian tumbuhan lain (Gojmerac, 1983). Propolis merupakan bahan yang sangat berharga yang diketahui berfungsi untuk membunuh bakteri, virus, jamur, ataupun protozoa yang masuk kedalam sarang (Krisnawati, 2013) dan digunakan untuk membungkus bangkai hewan yang menganggu disarang lebah dengan propolis karena hewan ini terlalu berat untuk dapat dibuang dari sarangnya, Prosesnya menghasilkan efek serupa pembalseman, karena tubuh mati hewan tersebut mengering tanpa mengalami pembusukan (Salatino et al., 2005).Propolis berguna bagi lebah Trigona dikarenakan lebah Trigona yang rentan terhadap infeksi dari virus dan bakteri (Chinthapally et al., 1993). Kumpulan propolis yang terkumpul dicampur dengan cairan lilin pada sarang, sehingga berguna sebagai antimikroba (Dharmayanti et al., 2000). Manfaat propolis bagi manusia adalah sebagai pemacu sistem imun dan memperbaiki jaringan yang rusak (Stojko et al., 1978; Ghisaberti, 1979). Propolis ini juga digunakan sebagai bahan kosmetik, obat, dan teknologi pangan (Krell, 1996).

Kandungan propolis sangat dipengaruhi oleh jenis dan umur tumbuhan yang dijadikan sumber pakan oleh lebah, serta iklim dan waktu propolis diperoleh (Hill, 1981; Chen, 1993). Oleh karena itu propolis merupakan senyawa kompleks yang kaya akan senyawa terpena, asam benzoat, asam kafeat, asam sinamat dan asam fenolat. Propolis juga mengandung senyawa flavonoid yang tinggi (Chinthapally et al., 1993), selain itu propolis juga mengandung penyusun lainnya, seperti polen dan asam amino (Salatino et al., 2005).

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!