Klasifikasi Dan Morfologi Jengkol

Klasifikasi Dan Morfologi Jengkol

Tumbuhan jengkol atau lebih dikenal dengan tumbuhan Jering adalah termasuk dalam famili Fabaceae (suku biji-bijian). Tumbuhan ini memiliki nama latin Pithecellobium jiringa dengan nama sinonimnya yaitu A.Jiringa, Pithecellobium lobatum Benth., dan Archindendron pauciflorum (Hutauruk, 2010).

Tumbuhan jengkol merupakan tumbuhan yang menjadi salah satu obat tradisional di Indonesia. Tumbuhan ini banyak dibudidayakan di daerah Jawa dan Sumatera. Selain itu, tumbuhan ini juga tumbuh dengan baik pada musim kemarau sedang, dan tidak tahan pada musim kemarau yang terlalu panjang (Heyne, 1987).

Klasifikasi Jengkol

Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Divisi : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (dikotil)
Ordo : Fabales
Famili : Mimosaceae (polong-polongan)
Genus : Pithecellobium
Spesies : Pithecellobium lobatum (Benth.)

Morfologi Jengkol

Batang : Tinggi yaitu 20 m, tegak, bulat, berkayu, licin, percabangan simpodial, cokelat kotor.

Daun : Majemuk, lonjong, berhadapan, panjang 10-20 cm, lebar 5-15 cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, tangkai panjang 0,1-1 cm, warna hijau tua.

Bunga : Struktur majemuk, berbentuk seperti tandan, diujung batang dan ketiak daun, tangkai bulat, panjang ± 3 cm, berwarna ungu kulitnya, benang sari kuning, putik silindris berwarna kuning, mahkota lonjong berwarna putih kekuningan.

Buah : Bulat pipih berwarna coklat kehitaman,

Biji : Berkeping dua

Akar : Berakar tunggang.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!