Pengertian Tepung Tapioka

Pengertian Tepung Tapioka

Tepung tapioka adalah pati dari umbi singkong yang dikeringkan dan dihaluskan. Tepung tapioka merupakan produk awetan singkong yang memiliki peluang pasar yang sangat luas (Lies Suprapti, 2005).

Tepung tapioka jika dicampur dengan air, maka memiliki sifat sebagai pengikat. Tepung tapioka juga merupakan salah satu jenis pengikat yang termasuk dalam golongan dextrin. Dextrin merupakan salah satu jenis dari golongan karbohidrat yang memiliki formulasi yang mirip dengan tepung kanji (tapioka) namun memiliki susunan molekul yang lebih kecil dan lebih komplek tepung tapioka juga termasuk jenis selulosa (karbohidrat rantai panjang), dimana unsur yang dominan dalam karbohidrat adalah unsur karbon, hidrogen dan oksigen (Robet asnawi, 2003).

Ubi kayu atau singkong merupakan salah satu bahan makanan sumber karbohidrat (sumber energi). Tapioka banyak digunakan sebagai bahan pengental, bahan pengisi dan bahan pengikat dalam industri makanan, seperti dalam pembuatan puding, sop, makanan bayi, es krim, pengolahan sosis daging, industri farmasi, dan tapioca juga banyak dipakai sebagai campuran pakan atau makanan ternak (Tri Radiyati dan Agusto, 1990).

Komposisi Ubi Kayu (per 100 gram bahan) yaitu Kalori 146,00 kal, air 62,50 gram, phosphor 40,00 mg, karbohidrat 34,00 gram, kalsium 33,00 mg, vitamin C 30,00 mg, protein 1,20 gram, besi 0,70 mg, lemak 0,30 gram, vitamin B1 0,06 mg, berat dapat dimakan 75,00 (Tri Radiyati dan Agusto, 1990).

Tepung tapioka, meskipun dibuat dari bahan singkong dengan kandungan unsur gizi yang rendah, namun masih memiliki unsur gizi. Kandungan unsur gizi pada tepung tapioka/100 g bahan yaitu kalori 362,00; protein 0,50 g; karbohidrat 86,90 g; lemak 0,30 g; air 12,00 g (Lies Suprapti, 2005).

Warna tepung tapioka berwarna putih, daya rekat tapioka tinggi. Tepung tapioka yang dibuat dari ubi kayu mempunyai banyak kegunaan, antara lain sebagai bahan pembantu dalam berbagai industri. Dibandingkan dengan tepung jagung, kentang, dan gandum atau terigu, komposisi zat gizi tepung tapioka cukup baik sehingga mengurangi kerusakan tenun (Tri Radiyati dan Agusto, 1990).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.