Puisi Hidup di Medan Perang

Mimpi burukku menjadi kenyataan
Hari-hari terakhir bersama keluarga yang dicinta
Aku pergi menjalankan perintah pemimpin negaraku untuk mengorbankan jiwa
Aku tak tahu apa tujuan dari perintah itu
Aku hanya bisa menurut dan melaksanakannya
Karena aku terlahir sebagai pembela negara 

Aku hidup dalam baku tembak
Hidupku dalam hujan peluru 
Peluru-peluru yang melintasi telingaku
Dan aku akan terbunuh hanya dengan satu peluru

Mengapa tidak bisa para pemimpin negaraku
Memahai bahwa aku dan kita semua tidak ingin perang
Memahami tak akan ada yang bisa bertahan
Memahami bahwa aku terlalu muda untuk mati
Memahami bahwa aku mencintai kehidupanku dan mereka
Terlalu cepat aku gugur meninggalkan kesedihan keluarga tercinta

Bukannya aku takut mati untuk membela negara mu
Tapi aku takut akan membunuh mereka tak ada dosa yang tak tahu mengapa ada peperangan ini
Aku juga tak mau mati dalam dosa-dosaku

Karya: Krisna Indar Kusuma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.