Puisi Sang Pemburu Sarang Walet

Sang pemburu sarang walet
Melalang lintas setapak menuju goa di hutan
Heti riang penuh semagat
Dengan percaya diri dan terus berharap
Berjalan dan terus berdoa
Mengharapkan rejeki yang hinggap pada dirinya

Hanya sebungkus nasi, lauk dan sebotol air yang ia bawa
Hanya itu yang ia punya untuk bertahan hidup di hutan
Harus hemat untuk terus semangat penuh tenaga

Goa di hutan adalah ladang rejeki baginya
Sarang walet adalah rezeki yang sesungguhnya diinginkan

Namun tak mudah baginya untuk kesana
Banyak rintangan dan halangan di lintas hutan
Medan terjal penuh bahaya harus di lalui
Tali tambang, parang, penerang, dan karung adalah alat tempur sang pemburu
Alat tempur untuk melalui halangan dan rintangan sang alam

Sungguh berat perjuangannya
Memanjat dinding tinggi untuk mengais rejeki di langit
Walau ia tahu akan bahayanya 
Bahaya yang pasti membunuhnya
Pasti akan meninggalkan keluarga yang dicinta untuk selamanya

Namun bahaya itu tak manyurutkan niatnya
Dengan penuh semangat dan percaya
Sang pemburu akan terus memburu sarang burung yang tinggi dilangit sana
Demi nafkah dan kebahagiaan keluarga yang dicinta

Karya: Krisna Indra Kusuma
Coba mainkan game dilink ini
www.marketglory.com/strategigame/krisnakai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.