puisi untuk petani

Melihat ia berjalan menelusuri jalan setapak
Membawa cangkul dan sabit ditangannya
Ia menuju petak sawahnya yang masih kosong
Petak sawahnya yang ia harapkan untuk mendapat uang
Uang untuk kehidupan keluarganya sehari-hari
Panas sengatan sinar matahari yang ia rasakan
Bukan alasan baginya untuk menyerah
Terus mencangkul dan mencangkul
Tetesan keringatnya yang mengandung makna
Tetesan keringat semangatnya dan
Tetesan keringat rasa lelahnya
Sesekali ia berteduh mengistirahatkan tubunya yang lelah
Berteduh sambil meniup suling miliknya
Suara suling yang merdu menyejukan hati
Suara nyanyiannya yang berdendang menyatukan jiwa
Roh dan raganya bersatu
Membentuk suatu kekuatan semangat dalam dirinya
Semangat terus bekerja pantang menyerah
Demi kesejahteraan keluarganya di rumah
Karya: Krisna Indra Kusuma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!